Skip to Content | Skip to Menus | Copyright?

Posted on

Rehat dulu dari koding … cerita santai saja lah

Pernah lihat pelangi ? Kalau belum … kasihan deh looo …hehehehe

Dengan spektrum warna yang sangat cantik, me-ji-ku-hi-bi-nia eh me-ji-ku-hi-bi-ni-u alias merah-jingga-kuning-hijau-biru-nila-ungu benar-benar fenomena alam yang mempesona.

Tidak aneh kalau sampai dibuat lagu. “Pelangi pelangi alangkah indahmu, merah kuning hijau dilangit yang biru …”

Nah disini saya mau komplain, kenapa ada korupsi warna jingga, biru, nila, dan ungu ? Apa karena bakalan mengubah ritme lagu ? Kan tinggal dimodifikasi sedikit tetap utuh warna pelanginya.

Betapa, anak-anak ( termasuk saya dulu ) sudah mengalami pembodohan terstruktur …hahahaha…

Itu mungkin tidak aneh kalau banyak yang belum pernah melihat pelangi, lha wong di lagu cuma ada 3 warna …hehehe

OK, sampai ada yang bilang ( pastinya bukan dari sosmed – jauh sebelum sosmed lahir ) kalau di ujung pelangi itu ada bidadari lagi mandi …..hmmmm….stop jangan mikir mesum bro …hehehe

Saya sendiri punya analisis sendiri siapa yang bilang kalau di ujung pelangi ada bidadari mandi ….mau tahu siapa ?…jawabnya adalah jaka sembung eh jaka Tarub.

Lho kok …

lha iya, kan ada legenda, saat bidadari-bidadari turun ke bumi dan mandi di sendang ( semacam danau kecil dengan sumber air mata eh mata air ), salah satu selendang bidadari itu disembunyikan oleh Jaka Tarub ( jejaka dari desa Jarub ? )

sampai disini, ada beberapa kejanggalan dengan legenda ( emang sih namanya juga legenda, asal aja kali ya ) :

  • kenapa bidadari turun ke bumi hanya untuk mandi ? apa tidak ada kamar mandi kah ? kenapa tidak mampir ke mall ? kalau ke mall kan bisa diliput acara entertainmen ….judulnya “Bidadari shopping” atau “Shopping bareng bidadari”
  • kenapa pilih sendang ? kenapa tidak di bawah air terjun sekalian ? Kalo dibawah air terjun kan bisa dapat shower gratis sekalian merasakan pijitan air terjun ( kalau tidak keburu pingsan )
  • Kenapa juga ada Jaka Tarub di sendang sana ? Kalau mau ngintip kenapa tidak pakai teropong dari bambu ? kan lebih terasa sensasinya ( iya kelilipan kena serbuk bambu ).
  • Kenapa hanya salah satu selendang yang disembunyikan oleh Jaka Tarub? Kenapa tidak semua ? Takut dikeroyok bidadari ? Wah asik dong …hehehhe

Sampai disini sepertinya jelas sudah, bahwa yang menghembuskan isu bahwa di ujung pelangi ada bidadari mandi adalah Jaka Tarub …. just kidding

dan mungkin juga ( mungkin salah maksudnya ), penulisan lagu pelangi terinspirasi oleh kisah petualangan jaka Tarub.

Whatever lah, namanya juga legenda, dan pastinya buat saya pelangi tetap indah meski tidak selalu muncul saat usai hujan. ( mungkin bidadarinya sudah tahu bakalan ada para Jaka-jaka ( meski sudah tidak perjaka ) lain yang siap mengintip, apalagi kalau sampai diekpos ke sosial media )

“pelangi pelangi alangkah indahmu, merah jingga kuning hijau biru nila ungu…”

Last Modified on :

CopyRight & Left : ©2007 - now and forever

part of DeVio Multimedia

TOS - Help - Contact - About

Developed with DeVio Playground - Theme Framework