Pertamina Blog Contest pun usai

Pertamina Blog Contest pun usai sudah. Usai? buat yang merasa ikutan Pertamina Blog Contest aka PBC bertanya-tanya, lho bukannya sudah usai sejak ditutup tanggal 5 Januari 2010 lalu? Yups, setelah seluruh rangkaian kegiatan yang ada, PBC diakhiri dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang. Hadiahnya? Alhamdulillah, selamat bagi yang mendapat Sepeda motor, MacBook dan Blackberry Onyx 9700. Dimana tuh? Ngapain aja acara penyerahan hadiahnya dan ada apa aja selama acara, silakan simak terus di bawah ini 😀

Mmm, sebelum dibuka blak-blakan, perlu tahu kalo postingan ini adalah postingan tentang event Pertamina Blog Contest yang kali pertama gw taro di blog Myfia On The Web. Asli jujur kacang item, sudah sejak lama mau posting soal PBC ini. Karena satu dan lain hal, mulai dari sok sibuk sampe alasan yang gak perlu dibahas lainnya, baru kali ini akhirnya ditulis juga.

Acara penyerahan hadiah PBC yang direncanakan diadakan pada 3 Februari 2010 di Hard Rock Cafe dan untuk kemudian diundur menjadi tanggal 5 Februari 2010 (dengan tempat yang sama) akhirnya dengan pasti dan penuh kepercayaan diri pihak Pertamina mengundurkan menjadi 12 Februari 2010 dengan mengambil eh meminjam (jangan tanya kalo minjam tempat itu bayar apa gak, gw gak ngerti :D) tempat di XXI Lounge Plaza Senayan Jakarta, pada jam 18.00-selesai.

On the way, traffic jam rutin ala Jakarta

Perjalanan menuju lokasi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Apaan tuh. maceeet, maklum lah Jakarta pada hari Jumat sebagai hari penutup kerja, semua tumplek blek. Rencana semula gw dan salah seorang rekan yang kebetulan doi ini salah seorang Juri PBC :D, mau ikut numpang (tapi bayar pas turunnya :P) taksi ke lokasi. Hanya setelah melakukan pengamatan dan pengintaian dari balik eh rada atas jembatan penyeberangan Setia Budi, wiuhh eh wuihhh, traffic jam tuh dan dah kebayang bisa bete diperjalanan. Berhubung show must go on, pake alternatif Bus TransJakarta arah Blok M.

singkat cerita (gak ada seru selama di Bus TransJakarta, cuma bau keringat para penumpang yang kayak-kayaknya sih paginya wangi parfum sore dah berubah menjadi komposisi parfum plus keringat plus bakteri di kulit :P), sampailah di Bundaran Senayan.

Sotoy kumat, masih menggunakan feeling, kalo gak salah (ya bener dong :D) Plaza senayan gak jauh-jauh dari situ. Clingak-clinguk, kok status traffic jam masih berlomba-lomba (halah mana nih bang Kumis, katanya soal kemacetan Jakarta diserahkan ke ahlinya. saya mah sebagai warga cuma bisa komplain, padahal belum tentu bisa ngatasin :D). Mau nyambung naik taksi kok jadi ragu. Ya udah, by foot aja alias jalan kaki, itung-itung penambah nafsu makan pas sudah sampai nanti (lumayan sambil nyedot sebatang sigaret putih).

Berkelana di seputar Senayan City

Sempat berkelana di Senayan City (sampai di lantai V (lima) juga, hehehe, beginilah kalo sok pede :P), dan dengan lagi-lagi dengan penuh kepercayaan diri nanya ke mas berseragam hitam-hitam (bukan model kayak di Ninja Assasin ya, mas nya ini gak pake topeng, apalagi bawa golok-wah kalo yang terakhir bisa dikira Bang Jaka Sembung :)) ). dan ternyata, kita berdua mendapat informasi kalo telah tersesat dengan sukses (lha judulnya aja Berkelana di Seputar Senayan City :P)

Jadilah kembali dari nol eh kembali ke lantai dasar dan setelah mengamati situasi, dan melihat ada gedung tinggi diseberang Senayan City, langsung menuju kesana dan ternyata… menuju ITC Senayan. Gubrak, begini nasib kalo mode sotoy dipelihara. Asli gw baru pertama kali ke Plaza Senayan naik bus (biasanya sih numpang kendaraan pribadi, itupun juga numpang aje :P).

dan setelah mendapat wangsit eh petunjuk singkat dan lugas dari bapak berseragam hitam-hitam (kalo yang ini bawa HT alias Handy talkie) akhirnya keliatan juga tuh Plaza Senayan…hihihihi…gak jauh-jauh amat ya.

Okelah kalo begitu, ambil hikmahnya. Dengan model berkelana di seputar Senayan City ini, gw dan juga rekan Juri PBC dalam satu kali perjalanan langsung mendapat informasi 3 tempat sekalius :D. Mangstap (sengaja diplesetin :P) kan. Jarang-jarang bisa begini. Jadi ada storynya gitu.

XXI Lounge Plaza Senayan dan Penyerahan hadiah PBC

Tidak seberapa ramai seperti yang sempat gw bayangin, dan cukup ramai setelah diisi oleh pekerja internal Pertamina :P. Gw sendiri begitu datang langsung mengeluarkan senjata rahasia …. sisir (hehehe), dan mulai memformat ulang mode rambut yang emang tanpa disisir pun dah pasti berantakan juga :P.

Acaranya? Lumayan lah, setelah mengisi buku absen dan mengambil nomor undian (kali aja pulang dapat mobil..ngayal mode ON), mulai masuk dan bertegur sapa dengan beberapa orang yang kebetulan gw kenal, termasuk dengan Ibu Wianda, Manager Media PT.Pertamina.

Next, masuk ke antrian tempat makan. Wah kebetulan nih (dah mikir bisa dibungkus gak ya :P…hihihi), dan selera makan pun lenyap sudah begitu melihat sajian yang ada. Kenapa? Hehehe, berhubung gw dah gak lagi makan daging alias vegetarian (demi menjaga kegantengan alami …:P) maka salad tuna pun menjadi pilihan, itupun setelah mengkonfirmasikan lagi kalau irisan-irisan yang ada adalah tuna dan bukan beef alias daging sapi.

Di isi oleh sesi musik pengantar makan oleh Band Fifty-fity yang tampil dengan ciamik dan musik-musik yang kebetulan gw cukup familiar. Ada dari Air Supply , Beegees , Bob Marley, dan beberapa musik yang cukup akrab ketika masih SMA (gw keluaran SMA, dan bukan SMU) dulu.

Music by Fifty-fity band (clap your hands audience for good performance 🙂 )

 

Sayang sekali dari 3 Juri PBC yang hadir hanya ada mas Yudhistira dan Widyanarko yang hadir, sementara mas Ahmad Isnaini berhalangan hadir karena acara keluarga dan kebetulan Nyonya Isnaini sedang berbadan dua (selamat ya mas, nanti souvenirnya dititip via mas Yudhis ya pas balik ke Jogja)

Ini foto-foto (bukan) narsis (kanan-ke kiri) Gw (riesurya) selaku yang terlupakan diacara ini), mas Widyanarko aka Wid (Otak kiri) dan Mas Yudhis aka Joomblo dan yang berikutnya bareng Pak Nanang selaku Officer Cybernews Pertamina.

 

Acara selanjutnya dan ditunggu-tunggu adalah penyerahan hadiah, dan selamat buat para pemenang:

  • Yusuf Maulana sebagai juara I berhak mendapatkan hadiah sepeda motor Yamaha (simbolis aja karena fisik sepeda motornya nanti langsung dikirim ke rumah plus siap pakai karena administrasi kendaraan sudah ditanggung dan diurus Pertamina)
  • Rahmat Galih Pradityo sebagai juara II berhak mendapat sebuah MacBook (bukan laptop PC ya) dan diterima langsung (bisa rajin ngeblog nih Pak 🙂 )
  • dan Mbak Ika Rahmawati yang datang dari Bandung sebagai juara III pun bisa mulai bergaya dengan Blackberry Onyx 9700 nya.

Wow, congratulation buat semua pemenang. Gw? sangat dan amat senang, karena semua usulan hadiah berikut tipe hadiah bisa direalisasikan.(kenapa, lihat aja paling bawah :D)

Selanjutnya acara door prize dengan variasi (kalo gak salah) 4 Ipod Shuffle, Blackberry Gemini dan PlayStation SlimBox. Dan lagi-lagi selamat buat yang dapat door prize, juga buat Pak Rahmat sebagai juara II PBC yang berhak atas hadiah doorprize Ipod Shuffle.

Acara selebihnya bebas, dan diisi oleh jam session dari mas Eric Dion (yang satu ini cukup dikenal di lingkungan Wapres-warung apresiasi Bulungan Blok M-salah satu tempat hang out gw juga :P), duet antara Bu Wianda (Manager Media Pertamina) dan Mbak Alicia (Officer Media Relation Pertamina) dan disambung lagi dari Fifty-fifty band yang tampil memukau.

 

I dont wanna say Good bye, but I have to

Acara penyerahan hadiah pun usai dan semua undangan yang hadir berhak mendapat bingkisan dari Pertamina, yang setelah dicek isinya ada Kalender Pertamina 2010, Notebook case, dan kaos hitam Pertamina.

Akhirul kalam selamat bagi pemenang dan sampai ketemu di sesi blog masing-masing, tetap berkarya dan sukses selalu.

btw, mungkin ada yang bertanya-tanya, gw diundang sebagai apa? Simple aja, dan gw buka kartu aja. Kebetulan gw adalah penggagas ide dan konsep PBC sekaligus pengawas PBC. kok bisa, hehehe, kebetulan gw juga sebagai web developer disana (bahasa kerennya sesuai di account sih Web Programmer-nya Cybernews Pertamina). Hanya dalam konteks kemarin malam itu tampaknya perlu ada redefinisi lagi akan makna apresiasi terhadap pelaksana teknis (PBC Team) yang terlupakan dari pihak Pertamina. itu aja.

 

Comments are closed.